Senin, 21 Juli 2025

Konferensi Perempuan Indonesia 2025 - Challenge 2

 Challenge 2 : Sejarah Maritim dan Peran Perempuan Indonesia

 

Langkah 1 : Mengenal Perempuan dan Sejarah Maritim Indonesia

Ketika ada 3 pilihan pada challenge, saya langsung memilih Nyai Gede Pinatih atau kalau disini orang menyebutnya Nyai Ageng Pinatih. Kebetulan saya berdomisili di kota Gresik dan makam Nyai Ageng Pinatih ada dikota ini. Masyarakat Kota Gresik mengenal Nyai Ageng Pinatih sebagai ibu angkat yang mengasuh dan membesarkan sekaligus mendidik Joko Samudro atau lebih dikenal dengan nama Sunan Giri, salah satu wali dari 9 wali di Pulau Jawa.

Nyai Ageng Pinatih adalah tokoh wanita Islam Gresik yang merupakan seorang saudagar kaya raya yang sangat dihormati oleh Raja Majapahit, dan beliau merupakan Syah Bandar wanita pertama di Gresik. Karena beliau memenuhi syarat sebagai syahbandar yaitu menguasai berbagai bahasa, memahami ilmu perdagangan dan memiliki relasi yang luas.


Langkah 2 : Membuat “Peta Impian Maritim Keluarga”

Kami tidak menggambar sendiri Peta Indonesia, namun menggunakan buku Atlas Dunia dan meminta anak-anak untuk menunjuk jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang saya ajukan. Kebetulan ayahnya anak-anak sedang ada jadwal shutdown pabrik, sehingga pulangnya malem-malem jadi kami diskusi bertiga saja.



·         Laut / pulau mana yang ingin dikunjungi / dijaga

Echa : Pulau Ambon/ Kepulauan Maluku

Nyanya : Menunjuk Pulau Komodo

·         Yang ingin dilakukan untuk laut Indonesia

Echa : Melestarikan terumbu karang, tidak membuang sampah ke sungai/ selokan sehingga tidak merusak laut

Nyanya : membersihkan pantai

·         Cita-cita anak-anak terkait laut

Echa : Ingin naik kapal selam dan melihat serta memperbaiki alam bawah laut yang rusak

Nyanya : Ingin berenang di laut

 

Langkah 3 : Menyusun Komitmen Keluarga untuk Laut

Kami bertiga kemudian berdiskusi untuk menyusun Komitmen Keluarga untuk Laut yaitu :

“Kami sebagai keluarga Indonesia, berkomitmen untuk menjaga laut dan budaya maritim dengan cara

-          Tidak membuang sampah sembarangan

-          Belajar tentang laut Indonesia lebih dalam

-          Tidak mengkonsumsi hewan laut sembarangan

.

.

.

#Perempuan Maritim #KPI2025 #PetaImpianKeluarga

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Konferensi Perempuan Indonesia 2025 - Challenge 6

Challenge 6 : Perempuan Indonesia – Penjaga Lokalitas, Pelaku Aksi Global   Langkah 1 : Mengenali Perempuan Inspiratif Saya membaca-ba...