Challenge 3 : Keluarga sebagai Basis Karakter Individu
dan Bangsa
Langkah 1 : Refleksi Nilai Keluarga
Masih berdiskusi hanya dengan 2 anak kicik, untunglah kakak
Echa sudah berusia hampir 9 tahun jadi bisa diajak berdiskusi lebih dalam
tentang Nilai Keluarga. Dan melihat bagaimana saya mendidik anak kami
bersepakat nilai yang paling penting di keluarga kita adalah kasih sayang,
mandiri dan tanggungjawab. Diawali dengan kasih sayang, banyak-banyak memberikan
pelukan pada anak (dan suami), melatih mandiri sesuai porsi dan usianya juga
bertanggungjawab terhadap dirinya dan tugasnya agar kelak anak-anak tumbuh
menjadi pribadi yang tangguh.
Kami belajar nilai itu dari pengasuhan terdahulu, yaitu
orangtua saya dan orangtua suami.
Contoh sederhana untuk kakak Echa, sepulang sekolah dia
dirumah sendiri karena saya dan suami bekerja diranah publik. Dia sudah paham
akan tugasnya dirumah, misalnya pulang sekolah ganti baju, mencuci piring dan
menyapu. Nanti saat saya pulang kerja, dia sudah mandi dan tinggal makan sore
saja serta belajar bareng saya.
Jika keluarga diibaratkan sebuah kapal, nilai yang menjadi
kompasnya adalah saling peduli dan menyayangi.
Langkah 2 : Membuat “Deklarasi Nilai Keluarga”
Langkah 3 : Aktifitas “Karakter dari Rumah”
Langkah 4 : Cerita Keluarga untuk Bangsa
Kakak Echa sih yang menuliskan cerita ini “Kamu percaya
bahwa keluarga kami bisa ikut membangun Indonesia yang lebih baik dengan cara
menjadi pribadi yang mandiri dan bertanggungjawab sehingga menjadi anak-anak
yang tumbuh dengan ilmu yang luas dan adab yang baik”
.
.
.
#KeluargaMembangunBangsa #KPI2025 #KarakterDariRumah
.png)
.png)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar