Senin, 21 Juli 2025

Konferensi Perempuan Indonesia 2025 - Challenge 3

Challenge 3 : Keluarga sebagai Basis Karakter Individu

dan Bangsa

 

Langkah 1 : Refleksi Nilai Keluarga

Masih berdiskusi hanya dengan 2 anak kicik, untunglah kakak Echa sudah berusia hampir 9 tahun jadi bisa diajak berdiskusi lebih dalam tentang Nilai Keluarga. Dan melihat bagaimana saya mendidik anak kami bersepakat nilai yang paling penting di keluarga kita adalah kasih sayang, mandiri dan tanggungjawab. Diawali dengan kasih sayang, banyak-banyak memberikan pelukan pada anak (dan suami), melatih mandiri sesuai porsi dan usianya juga bertanggungjawab terhadap dirinya dan tugasnya agar kelak anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang tangguh.

Kami belajar nilai itu dari pengasuhan terdahulu, yaitu orangtua saya dan orangtua suami.

Contoh sederhana untuk kakak Echa, sepulang sekolah dia dirumah sendiri karena saya dan suami bekerja diranah publik. Dia sudah paham akan tugasnya dirumah, misalnya pulang sekolah ganti baju, mencuci piring dan menyapu. Nanti saat saya pulang kerja, dia sudah mandi dan tinggal makan sore saja serta belajar bareng saya.

Jika keluarga diibaratkan sebuah kapal, nilai yang menjadi kompasnya adalah saling peduli dan menyayangi.


Langkah 2 : Membuat “Deklarasi Nilai Keluarga”




Langkah 3 : Aktifitas “Karakter dari Rumah”




Langkah 4 : Cerita Keluarga untuk Bangsa

Kakak Echa sih yang menuliskan cerita ini “Kamu percaya bahwa keluarga kami bisa ikut membangun Indonesia yang lebih baik dengan cara menjadi pribadi yang mandiri dan bertanggungjawab sehingga menjadi anak-anak yang tumbuh dengan ilmu yang luas dan adab yang baik”

.

.

.

#KeluargaMembangunBangsa #KPI2025 #KarakterDariRumah

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Konferensi Perempuan Indonesia 2025 - Challenge 6

Challenge 6 : Perempuan Indonesia – Penjaga Lokalitas, Pelaku Aksi Global   Langkah 1 : Mengenali Perempuan Inspiratif Saya membaca-ba...