Challenge 5 : Menjaga Kearifan Lokal sebagai Identitas Nasional dan Penjaga Keseimbangan Sosial
Langkah 1 : Eksplorasi Kearifan Lokal di Sekitar
Saya adalah seorang pendatang di kota Gresik, datang kesini
sekitar 12 tahun yang lalu karena diterima kerja. Dan Alhamdulillah ternyata
bertemu jodoh juga dikota ini, meski kami sama-sama merantau. Dari 12 tahun
menjadi warga Gresik tradisi yang masih dijalankan sampai saat ini adalah
“HAUL” atau peringatan hari kematian, di Gresik sendiri banyak sekali tokoh
yang HAUL nya diperingati bahkan dibuatkan acara hingga berhari-hari.
Peringatan Haul ini dihadiri oleh ribuan bahkan ratusan ribu jamaah dari berbagai
daerah.
Makanan tradisional yang menjadi identitas daerah antara
lain nasi krawu, pudak, jenang jubung, otak-otak bandeng, hingga berbagai macam
olahan telur ikan.
Yang masih ada sampai sekarang di lingkungan tempat tinggal
saya adalah upacara adat sedekah bumi saat memperingati hari jadi desa
tersebut. Jadi ada acara pawai membawa aneka hasil bumi, kemudian malamnya
wayang kulit.
Nilai lokal yang terkandung dalam kearifan lokal adalah
gotong royong, cinta tanah air.
Langkah 2 : Kegiatan “Pekan Budaya Keluarga”
Keluarga kami memilih membacakan cerita rakyat sebelum tidur, atau mencari referensi bacaan tentang dongeng-dongeng nusantara.
Langkah 3 : Cerita Budaya Keluarga
Tradisi yang dulu sering dilakukan dan sekarang mulai hilang
adalah menggunakan bahasa Jawa Kromo Inggil kepada yang lebih tua. Padahal dulu
anak kepada orangtuanya ataupun kepada oranglain yang lebih tua selalu
berbicara dengan menggunakan Kromo Inggil, namun semakin kesini jumlah orang
jawa yang bisa berbicara kromo inggil semakin sedikit. Bahkan anak-anak jaman
sekarang pun kebanyakan menggunakan bahasa Indonesia, bukan bahasa jawa halus.
Langkah 4 : Komitmen Menjaga Kearifan Lokal
Piagam Penjaga Budaya Keluarga kami adalah akan menjaga
kearifan loal bahasa jawa. Nilai yang terkandung di dalamnya adalah nilai-nilai
menjunjung budaya dan cinta tanah air.
Komitmen tindakan nyata yang akan kami lakukan adalah berbicara
bahasa jawa halus minimal satu minggu sekali.
.
.
.
#CeritaBudayaKeluarga #IdentitasNasionalKPI2025
#WarisanUntukAnakCucu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar