Selasa, 22 Juli 2025

Konferensi Perempuan Indonesia 2025 - Challenge 5

 

Challenge 5 : Menjaga Kearifan Lokal sebagai Identitas Nasional dan Penjaga Keseimbangan Sosial


Langkah 1 : Eksplorasi Kearifan Lokal di Sekitar

Saya adalah seorang pendatang di kota Gresik, datang kesini sekitar 12 tahun yang lalu karena diterima kerja. Dan Alhamdulillah ternyata bertemu jodoh juga dikota ini, meski kami sama-sama merantau. Dari 12 tahun menjadi warga Gresik tradisi yang masih dijalankan sampai saat ini adalah “HAUL” atau peringatan hari kematian, di Gresik sendiri banyak sekali tokoh yang HAUL nya diperingati bahkan dibuatkan acara hingga berhari-hari. Peringatan Haul ini dihadiri oleh ribuan bahkan ratusan ribu jamaah dari berbagai daerah.

Makanan tradisional yang menjadi identitas daerah antara lain nasi krawu, pudak, jenang jubung, otak-otak bandeng, hingga berbagai macam olahan telur ikan.

Yang masih ada sampai sekarang di lingkungan tempat tinggal saya adalah upacara adat sedekah bumi saat memperingati hari jadi desa tersebut. Jadi ada acara pawai membawa aneka hasil bumi, kemudian malamnya wayang kulit.

Nilai lokal yang terkandung dalam kearifan lokal adalah gotong royong, cinta tanah air.

Langkah 2 : Kegiatan “Pekan Budaya Keluarga”



Keluarga kami memilih membacakan cerita rakyat sebelum tidur, atau mencari referensi bacaan tentang dongeng-dongeng nusantara.

Langkah 3 : Cerita Budaya Keluarga

Tradisi yang dulu sering dilakukan dan sekarang mulai hilang adalah menggunakan bahasa Jawa Kromo Inggil kepada yang lebih tua. Padahal dulu anak kepada orangtuanya ataupun kepada oranglain yang lebih tua selalu berbicara dengan menggunakan Kromo Inggil, namun semakin kesini jumlah orang jawa yang bisa berbicara kromo inggil semakin sedikit. Bahkan anak-anak jaman sekarang pun kebanyakan menggunakan bahasa Indonesia, bukan bahasa jawa halus.

Langkah 4 : Komitmen Menjaga Kearifan Lokal

Piagam Penjaga Budaya Keluarga kami adalah akan menjaga kearifan loal bahasa jawa. Nilai yang terkandung di dalamnya adalah nilai-nilai menjunjung budaya dan cinta tanah air.

Komitmen tindakan nyata yang akan kami lakukan adalah berbicara bahasa jawa halus minimal satu minggu sekali.

.

.

.

#CeritaBudayaKeluarga #IdentitasNasionalKPI2025 #WarisanUntukAnakCucu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Konferensi Perempuan Indonesia 2025 - Challenge 6

Challenge 6 : Perempuan Indonesia – Penjaga Lokalitas, Pelaku Aksi Global   Langkah 1 : Mengenali Perempuan Inspiratif Saya membaca-ba...