Jumat, 02 April 2021

Tantangan 15 Hari Zona #8 Day 2

  Membuat Pizza Sendiri

Semua Anak Adalah Bintang

 

 




  

Aktifitas Hari ini

Hari ini ayah dan bunda libur tanggal merah, jadi pagi Echa bangun minta jalan-jalan. Aktifitas yang kami lakukan saya berjalan-jalan disekitaf rumah saja karena perut sudah semakin membesar. Echa bersepeda roda dua dan sepatu roda. Kegiatan diluar rumah seperti ini selalu membuat Echa berbinar, karena dia bebas bergerak dan menghabiskan energi. Jadi saat masuk rumah makan habis banyak deh, bunda menang banyak kan 😂

.


Agak siang setelah sarapan dia minta bikin pizza, seperti biasa saya minta dia untuk bikin sendiri dan saya hanya memfasilitasi misalnya mengambilkan bahan-bahan dan urusan perkomporan. Untuk menakar, mengulen, membentuk hingga memberi toping dilakukan sendiri oleh Echa.


Nih sampe motongin keju aja dia kerjain sendiri, memang kalo udah urusan cooking dan membuat camilan selalu semangat Echa.


.

.

.

@cuedil

020421   

Kamis, 01 April 2021

Tantangan 15 Hari Zona #8 Day 1

  Profil Unik Echa

Semua Anak Adalah Bintang

 

 




  

Foto/Gambar Ekspresi



Nama Panggilan atau julukan kesayangan

Echa si Pembelajar

Niat Muliaku

Membuatnya menemukan Bintangnya apapun bidangnya akan saya dukung selama dalam hal kebaikan

Antusias Jika

Bebikinan camilan

Belajar

Bercerita/mendongeng

Tanda Antusias

Gak mau berhenti

Matanya berbinar-binar

Tersenyum antusias

Tiga hal hebat yang pernah dilakukan

Menyelesaikan apa yang telah dia mulai : misalnya saat dia meminta membuat pizza, benar-benar bertanggungjawab melakukan semuanya mulai dari mengaduk bahan, menguleni adonan, membentuk hingga memberi toping dilakukan sendiri dan hasilnya juga dihabiskan makannya.

Sayang dengan calon adiknya yang masih di perut : setiap hari mengelus perut saya, membacakan cerita untuk adiknya, mengingatkan saya minum vitamin setiap hari.

Sudah terlihat lebih mandiri : mulai dari mandi, memilih baju dan memakainya hingga makan sendiri sudah rapi sekarang.

Gores Kata untuk Ananda :

Echa anak pertama bunda yang tersayang, tetap menjadi kesayangan bunda nomor 1. Selama ini bunda selalu membebaskan kamu untuk melakukan apapun dan mencoba hal baru agar kamu kaya dengan pengalaman dan ilmu, meskipun masih banyak hal yang perlu kita explore bersama karena keterbatasan keadaan bunda berharap kamu akan menemukan bintangmu suatu hari nanti. Waktu masih panjang, masih banyak perjalanan, kegiatan dan tempat yang bisa kamu kunjungi untuk memperkaya wawasan dan menemukan bintang impian.

Insya Allah bunda akan mendukung segala yang ingin kamu lakukan asal berada di jalan yang benar, semangat mencari bintang dengan meninggikan bukit.




Sudah menjadi kebiasaan sebelum tidur Echa untuk membaca buku, entah saya bacakan atau dia belajar bercerita kepada saya, ayahnya dan calon adiknya. Setiap kegiatan bercerita saya melihat binar-binar matanya, meskipun ya bukunya itu-itu aja dan dia hafal ceritanya. Okey next kita coba mendongeng dengan boneka jari ya nak atau bongkar pasang gitu.

.

.

.

@cuedil

010421   

Selasa, 23 Maret 2021

Pantulan Warna Zona #7

Bagaimana dengan zona 7 ini ?

Pendidikan Seksualitas

 

 


  

Dapat apa? :

Zona 7 berbeda dengan zona-zona sebelumnya, kita diminta membuat kelompok untuk berdiskusi tentang sub bahasan pendidikan seksualitas. Kebetulan dari Regional Gresik digabung dengan Regional Garut dan kita mendapatkan sub bahasan tentang peran ayah dalam pendidikan seksualitas. Meskipun kelompok kami tidak mendapatkan kesempatan live namun kami sudah cukup bahagia karena mampu bekerjasama dalam 1 tim meskipun baru kenal.


Dari 10 sub bahasan dengan 10x live dari berbagai macam regional banyak ilmu yang saya dapatkan, apalagi harus curi-curi dengerin live di jam kerja. Bener-bener nambah semangat dan effort di zona 7 ini, tapi worth it dari yang didapatkan.


Dan ternyata pendidikan seksualitas itu salah satu ilmu penting yang harus kita tanamkan sejak dini kepada anak.

.

.

.

@cuedil

230321  

Rabu, 17 Maret 2021

Tantangan 15 Hari Zona #7 Day 15

  Live Streaming : Ketika Anak Bertanya

Pendidikan Seksualitas

 

 


  

Nama : Aldila Ningtyas

Regional : Gresik

Tema : Ketika Anak Bertanya (Tangerang Kota)


Activity :

Hari ini kelompok terakhir membahas tentang "Ketika Anak Bertanya" tentang seksualitas, lumayan bikin tercengang dan gagap untuk ibuk bapak yang anaknya mulai bertanya-tanya.


Yang perlu dilakukan ketika anak bertanya tentang seksualitas:

  1. Jelaskan pakai dengan bahasa jelas, jangan ambigu

  2. Dalam situasi yang menyenangkan

  3. Berikan bekal tauhid

  4. Jika belum bisa menjawab, bilang saja dicarikan jawabnya dulu

  5. Kerjasama antara ayah dan ibu dalam menjawab, ayah menjawab tentang pertanyaan seputar anak lelaki dan ibu menjawab seputar perempuan

  6. Anak yang lebih besar (lebih dari 8th) jelaskan dengan jawaban-jawaban yang lebih ilmiah


Pertanyaan-pertanyaan yang biasanya ditanyakan oleh anak-anak antara lain :
* Ma, adik keluar darimana?
* Ma, sunat itu apa?
* Ma, kenapa payudara mama besar dan punya ayah kecil?
* Ma, menstruasi itu apa?

Dan pertanyaan-pertanyaan lainnya yang tentunya amazing buat kita keluar dari mulut mereka. Namun sebisa mungkin kita tetap tenang dan menjelaskan dengan jawaban yang benar.

Insight :

Pada dasarnya Pendidikan Seksual itu adalah suatu cara untuk menumbuhkan Fitrah Seksualitas sesuai identitasnya, karena setiap anak lahir laki-laki atau perempuan dan tidak ada yang tengah-tengah.

Jika anak tidak bertanya kita tidak perlu menjelaskan dengan detail, cukup berikan pendidikan seksualitas sesuai usianya.


Sumber :

Live Kelompok 33 (IP Regional Tangerang Kota)

.

.

.

@cuedil

170321  

Selasa, 16 Maret 2021

Tantangan 15 Hari Zona #7 Day 14

 Live Streaming : Peran Lingkungan dan Perlindungan dari Kejahatan Seksual

Pendidikan Seksualitas

 

 


  

Nama : Aldila Ningtyas

Regional : Gresik

Tema : Peran Lingkungan dan Perlindungan dari kejahatan Seksual (Sumatera Utara dan Sungai Penuh Kerinci)


Activity :

Ada 2 kriteria besar pelaku kekerasan seksual, yaitu Familial Abuse dan Extra Familial Abuse

Yang biasanya menjadi sasaran kekerasan seksualitas

- anak <5 thn

- anak 6- 12 thn

- anak 13-18 thn


Bagian dampak paling mengerikan dari kejahatan seksual yaitu

- dampak traumatis

- dampak emosional dan fisik

- muncul gangguan pisikologi

- korban memiliki potensi untuk menjadi pelaku kekerasan seksual


Upaya untuk melindungi kejahatan seksual

- upaya preventif (peran individu,keluarga dan masyarakat)

orangtua harus peka jika melihat sinyal yang tak biasa dari anak

setiap anggota keluarga sebaiknya memiliki kelekatan emosional yang baik

keluarga dapat menciptakan pola komunikasi yang efektif

orangtua memahami tentang dampak kekerasan seksual


- upaya represif (hukum negara)

menjamin peraturan yang mampu melindungi dari kekerasan seksual

memberi sanksi pidana bagi para pelaku yg telah diatur dalam UU Hukum Pidana

  membentuk badan-badan pemerhati anak

pemulihan bagi korban mencakup aspek yuridis, psikologis, medis



Insight :

Anak-anak kurang dari 5th rentan menjadi korban kekerasan seksual, karena tingkat ketergantungan mereka tinggi sementara kemampuan untuk melindungi diri terbatas. Sehingga awareness dari setiap anak untuk melindungi dirinya terhadap kekerasan seksual harus ditanamkan sejak dini dari keluarga.


Sumber :

Live Kelompok 31 (IP Regional Sumatera Utara dan Sungai Penuh Kerinci)

.

.

.

@cuedil

160321  

Senin, 15 Maret 2021

Tantangan 15 Hari Zona #7 Day 13

Live Streaming : Penyimpangan Seksualitas, Pencegahan dan Solusinya

Pendidikan Seksualitas

 

 


  

Nama : Aldila Ningtyas

Regional : Gresik

Tema : Penyimpangan Seksualitas, Pencegahan dan Solusinya (Sidoarjo)


Activity :

Penyimpangan seksualitas : Aktivitas seksual yg tidak sewajarnya menggunakan objek seks yg tidak wajar dan abnormal. Penyebabnya bersifat psikologis/kejiwaan, pengalaman waktu kecil, lingkungan pergaulan dan faktor genetik.

Kasus penyimpangan seksualitas terdiri dari pedofilia, homoseksual, lesbian, transgender.


Solusi :

  1. Terapi kognitif, misal oleh ulama ataupun psikiater

  2. Terapi sosial, memasukkan org ke lingkungan 

  3. Terapi behavior

  4. Konseling secara rutin

  5. Menghindari lingkungan yg terpapar penyimpangan seksual


Pencegahan : 

Ortu

Bekal aqidah dan akhlak

Mengajarkan konsep malu, tidak berpakaian minim , menutup aurat

Menjadi sahabat bagi anak 

Sekolah

Edukasi agar tidak disentuh sembarang oleh orang lain

Sanksi

Aturan yg jelas dan ketat

Masyarakat

Mengawasi

Menegur

Melaporkan

Inovasi pendidikan seksual dan kontrol sosial, ex: Pendeteksian Penyimpangan seksual

DDS (Deteksi Disorientasi Seksual), ditemukan oleh Mahasiswa PGPAUD UN MALANG

Lembaga Terkait

Polisi, KODIM, PKK, dll.

Penyuluhan dg reward kpd masyarakat yg ikut berpartisipasi 

Membantu proses rehabilitasi 

Menindak pelaku penyimpangan seksual


Insight :

Berbagai kasus yang banyak terjadi akhir-akhir ini terkait penyimpangan seksualitas, membuat kita sebagai orangtua harus semakin berjaga dengan segala hal yang berkaitan dengan anak-anak kita. Mulai dari peran orangtua, sekolah, masyarakat dan aparat.


Sumber :

Live Kelompok 27 (IP Regional Sidoarjo)

.

.

.

@cuedil

150321  

Minggu, 14 Maret 2021

Tantangan 15 Hari Zona #7 Day 12

Live Streaming : Menajga Diri dari Kejahatan Seksualitas

Pendidikan Seksualitas

 

 


  

Nama : Aldila Ningtyas

Regional : Gresik

Tema : Menjaga Diri Dari Kejahatan Seksualitas (Semarang)


Activity :

Kekerasan seksual adalah tindakan ancaman, kekerasan baik fisik maupun mental yg dilakukan pelaku. Apalagi di jaman sekarang ini kekerasan seksual banyak menyerang perempuan dan anak-anak.


Pelaku kekerasan seksual tidak mengenal status ataupun usia dan tidak mengenal tempat.

Banyak faktor yg menyebabkan kekerasan seksual pada anak salah satunya kurangnya pendidikan seksualitas, pengaruh gadget yang kurang tepat memudahkan untuk mengakses konten pornografi. Dan masih banyak lagi faktor dari internal seperti kejiwaan, biologis dan faktor external seperti ekonomi, paparan pornografi dll.


Adapun dampak yang terjadi kepada korban kekerasan seksualitas salah satunya trauma yang panjang.


Ketika kita sudah memahami tentang kejahatan seksualitas, kita bisa menjaga diri dengan beberapa cara :

1. Tumbuhkan budaya malu pada anak

2. Mengenalkan batas aurat dan tekankan bahwa tubuh mereka berharga

3. Ajarkan anak untuk berani menolak

4. Ajarkan anak untuk cebuk sendiri sejak balita

5. Memisahkan tempat tidur untuk anak perempuan, dan pisah kamar untuk anak laki-laki dan perempuan

6. Biasakan anak meminta izin, shg jika diajak oranglain akan menolak karena tanpa izin

7. Tanamkan pada anak bahwa orangtua adalah orang yg paling dipercaya

8. Awasi gadget anak

9. Anak diajari untuk membuat rencana keselamatan misal hal buruk terjadi


Insight :

Maka dari itu kita sebagai orang tua harus sadar akan pentingnya memberikan pendidikan seksualitas pada anak, dengan membangun pondasi yang kuat, menanamkan aqidah dan mendekatkan diri kepada anak sehingga anak merasa nyaman untuk bercerita kepada orang tua.. Membiasakan anak dengan budaya malu dan mengajarkan anak bagaimana menjaga diri dengan pendidikan seksualitas MasyaAllah


Sumber :

Live Kelompok 26 (IP Regional Semarang)

.

.

.

@cuedil

140321 

Konferensi Perempuan Indonesia 2025 - Challenge 6

Challenge 6 : Perempuan Indonesia – Penjaga Lokalitas, Pelaku Aksi Global   Langkah 1 : Mengenali Perempuan Inspiratif Saya membaca-ba...